Prevalensi dan Identifikasi Ektoparasit pada Ikan Lele (Clarias sp.) yang Dilalulintaskan melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Satuan Pelayanan Ketapang Banyuwangi
Prevalence and Identification of Ectoparasites in Catfish (Clarias sp.) Examined at the Animal, Fish, and Plant Quarantine Service Unit, Ketapang, Banyuwangi
DOI:
https://doi.org/10.58950/jpk.v6i2.111Keywords:
ektoparasit, Clarias sp, karantina ikan, prevalensi infeksiAbstract
Lalu lintas ikan hidup berpotensi menjadi jalur penyebaran ektoparasit apabila tidak disertai dengan pemeriksaan kesehatan ikan yang memadai. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis ektoparasit dan menentukan prevalensi infeksi pada ikan lele (Clarias sp.) yang dilalulintaskan melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Satuan Pelayanan Ketapang Banyuwangi. Penelitian dilaksanakan pada November–Desember 2025 menggunakan pendekatan deskriptif laboratoris. Sebanyak 120 ekor ikan lele diperiksa, terdiri atas 56 ekor berasal dari Kabupaten Banyuwangi dan 64 ekor dari Kabupaten Jember. Pemeriksaan meliputi pengamatan klinis, pembuatan preparat lendir, sirip, dan insang, yang dilanjutkan dengan identifikasi ektoparasit secara mikroskopis. Prevalensi infeksi dihitung berdasarkan proporsi ikan yang terinfeksi terhadap jumlah ikan yang diperiksa, sedangkan kualitas air dievaluasi melalui pengukuran suhu, pH, dan oksigen terlarut (DO). Hasil penelitian mengidentifikasi tiga genus ektoparasit, yaitu Trichodina sp., Gyrodactylus sp., dan Dactylogyrus sp. Trichodina sp. merupakan ektoparasit yang paling dominan dengan prevalensi masing-masing sebesar 68% pada ikan asal Banyuwangi dan 81% pada ikan asal Jember. Prevalensi Gyrodactylus sp. tercatat sebesar 36% dan 48%, sedangkan Dactylogyrus sp. menunjukkan prevalensi terendah, yaitu 9% dan 11%. Ektoparasit terutama ditemukan pada insang, diikuti oleh kulit dan sirip. Selain itu, media pembawa ikan dari Jember memiliki kadar DO yang lebih rendah dibandingkan Banyuwangi, yang mengindikasikan kondisi lingkungan yang kurang optimal bagi kesehatan ikan. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pemeriksaan mikroskopis secara rutin sebagai bagian dari tindakan karantina untuk mendukung pengawasan kesehatan ikan dan mencegah penyebaran ektoparasit melalui lalu lintas ikan hidup.
References
Akinsanya, B., Hassan, A. A., & Adeogun, A. O. (2007). Gastrointestinal Helminth Parasites of the Fish Synodontis Clarias (Siluriformes: Mochokidae) from Lekki Lagoon, Lagos, Nigeria. Revista de Biología Tropical, 56(4). https://doi.org/10.15517/rbt.v56i4.5776
Barber, I., Hoare, D., & Krause, J. (2000). Effects of Parasites on Fish Behaviour: A Review and Evolutionary Perspective. Reviews in Fish Biology and Fisheries, 10(2), 131–165. https://doi.org/10.1023/A:1016658224470
Bondad-Reantaso, M. G., Subasinghe, R. P., Arthur, J. R., Ogawa, K., Chinabut, S., Adlard, R., Tan, Z., & Shariff, M. (2005). Disease and health management in Asian aquaculture. Veterinary Parasitology, 132(3–4), 249–272. https://doi.org/10.1016/j.vetpar.2005.07.005
Buchmann, K. (2002). Interactions Between Monogenean Parasites and Their Fish Hosts. International Journal for Parasitology, 32(3), 309–319. https://doi.org/10.1016/S0020-7519(01)00332-0
Bush, A. O., Lafferty, K. D., Lotz, J. M., & Shostak, A. W. (1997). Parasitology Meets Ecology on Its Own Terms: Margolis et al. Revisited. The Journal of Parasitology, 83(4), 575. https://doi.org/10.2307/3284227
Fransira, I. (2023). Identifikasi Ektoparasit Pada Insang Ikan Lele (Clarias sp.) dari Kolam Budidaya di Bakunase. Jurnal Ilmiah Bahari Papadak, 4(2). https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/JBP/article/view/14273
Gayatri, S. A. (2024). Tingkat Infeksi Ektoparasit pada Ikan Gurami (Osprhonemus gouramy) di Pembudidaya Desa Singasari, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas. MAIYAH, 3(3), 174. https://doi.org/10.20884/1.maiyah.2024.3.3.13133
Hasyimia, U. S. A., Dewi, N. K., & Pribadi. (2016). Identifikasi Ektoparasit pada Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) yang Dibudidayakan di Balai Benih Ikan (BBI) Boja Kendal. Life Science, (Vol 5 No 2 (2016): October 2016), 118–124.
Islami, H., Prayogo, S., & Triyanto, T. (2017). Inventarisasi Ektoparasit pada Ikan Patin (Pangasius Hypophthalmus) yang Diberi Pakan Day Old Chick di Sungai Kelekar Desa Segayam. Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan Dan Budidaya Perairan, 12(2).
Jasmanindar, Y. (2011). Prevalensi Parasit dan Penyakit Ikan Air Tawar yang Dibudidaya di Kota/kabupaten Kupang. Bionatura, 13(1).
Jumaidi, A., Yulianto, H., & Efendi, E. (2017). Pengaruh Debit Air terhadap Perbaikan Kualitas Air pada Sistem Resirkulasi dan Hubungannya dengan Sintasan dan Pertumbuhan Benih Ikan Gurame (Oshpronemus gouramy). E-Jurnal Rekayasa Dan Teknologi Budidaya Perairan, 5(2), 587–596. https://doi.org/10.23960/jrtbp.v5i2.1489p587-596
Khan, R. A., & Thulin, J. (1991). Influence of Pollution on Parasites of Aquatic Animals. In Advances in Parasitology (Vol. 30, pp. 201–238). Elsevier. https://doi.org/10.1016/S0065-308X(08)60309-7
Kriswijayanti, B. D., Kismiyati, K., & Kusnoto, K. (2019). Identifikasi dan Derajat Infestasi Lernaea pada Ikan Maskoki (Carassius auratus) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Journal of Aquaculture and Fish Health, 3(1), 1. https://doi.org/10.20473/jafh.v3i1.12983
Kusuma, N. P. D., Tangguda, S., & Lau, J. R. (2024). Analisis Kualitas Air dan Hubungannya dengan Pertumbuhan Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) pada Padat Tebar Berbeda. Journal Galung Tropika, 13(2), 256–267. https://doi.org/10.31850/jgt.v13i2.1219
Lafferty, K. D., & Kuris, A. M. (1999). How Environmental Stress Affects the Impacts of Parasites. Limnology and Oceanography, 44(3part2), 925–931. https://doi.org/10.4319/lo.1999.44.3_part_2.0925
Manik, R. R. D. S., Handoco, E., Tambunan, L. O., Tambunan, J., & Sitompul, S. (2022). Socialization of Catfish (Clarias Sp.) Using Semi-Artificial Spawning in Aras Village, Batu Bara Regency: Sosialisasi Pembenihan Ikan Lele (Clarias Sp.) Dengan Menggunakan Pemijahan Semi Buatan Di Desa Aras Kabupaten Batu Bara. Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 47–51. https://doi.org/10.35877/454RI.mattawang822
Manurung, U. N., & Gaghenggang, F. (2016). Identifikasi dan Prevalensi Ektoparasit Pada Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Di Kolam Budidaya Kampung Hiung, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe. E-Journal BUDIDAYA PERAIRAN, 4(2). https://doi.org/10.35800/bdp.4.2.2016.13053
Marcogliese, D. J. (2005). Parasites of the Superorganism: Are They Indicators of Ecosystem Health? International Journal for Parasitology, 35(7), 705–716. https://doi.org/10.1016/j.ijpara.2005.01.015
Poulin, R. (2007). Are There General Laws in Parasite Ecology? Parasitology, 134(6), 763–776. https://doi.org/10.1017/S0031182006002150
Pratama, H., Nurkamto, J., Rustono, R., & Marmanto, S. (2017). Second Language Learners’ Comprehension of Conversational Implicatures in English. 3L The Southeast Asian Journal of English Language Studies, 23(3), 50–66. https://doi.org/10.17576/3L-2017-2303-04
Pujiastuti, N. S., Ning. (2015). Identifikasi dan Prevalensi Ektoparasit pada Ikan Konsumsi di Balai Benih Ikan Siwarak. Life Science, 4(1). https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/UnnesJLifeSci/article/view/12206/6838
Putri, B. S. A., Lestari, A., Maya, M., & Kurniawan, A. (2023). Intensitas dan Prevalensi Ektoparasit pada Ikan Lele di Balai Benih Ikan Lokal (bbil) Air Mawar Kota Pangkalpinang. GANEC SWARA, 17(4), 2085. https://doi.org/10.35327/gara.v17i4.674
Ratulangi, R., Junaidi, M., & Setyono, B. D. H. (2022). Performa Pertumbuhan Ikan Lele (Clarias Sp.) pada Budidaya Teknologi Microbubble dengan Padat Tebar yang Berbeda. Jurnal Perikanan Unram, 12(4), 544–554. https://doi.org/10.29303/jp.v12i4.365
Rustikawati, I., Rostika, R., Iriana, D., & Herlina, E. (2007). Intensity and Prevalence of Ectoparasites in Common Carp (Cyprinus Carpio) Fry from Traditional Pond and “Longyam” at Sukamulya Villages, Singaparna, Tasikmalaya. Jurnal Akuakultur Indonesia, 3(3), 33. https://doi.org/10.19027/jai.3.33-39
Siregar, D. Y., Siregar, A. J., Fidiani, A., Zakiah, R., & Fahriza, I. (2025). Analyzing Pragmatic Failures in Multilingual Interactions. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 3646–3650. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i1.24888
Sitjà-Bobadilla, A. (2008). Living Off a Fish: A Trade-Off Between Parasites and the Immune System. Fish & Shellfish Immunology, 25(4), 358–372. https://doi.org/10.1016/j.fsi.2008.03.018
Sugianti, E. P., & Hafiludin, H. (2022). Manajemen Kualitas Air Pada Pembenihan Ikan Lele Mutiara (Clarias gariepinus) di Balai Benih Ikan (BBI) Pamekasan. Juvenil:Jurnal Ilmiah Kelautan Dan Perikanan, 3(2), 32–36. https://doi.org/10.21107/juvenil.v3i2.15813
Sumino, S., Anggraeni, C. T., & Tardiono, T. (2017). Inventory, Prevalence and Intensity of Ectoparasites at Groupers (Epinephelus sp.) in Floating Nets Hurun Bay Lampung. Jurnal Perikanan Dan Kelautan, 7(1), 1. https://doi.org/10.33512/jpk.v7i1.1945
Sures, B. (2004). Environmental Parasitology: Relevancy of Parasites in Monitoring Environmental Pollution. Trends in Parasitology, 20(4), 170–177. https://doi.org/10.1016/j.pt.2004.01.014
Syukran, M., Rahimi, S. A. E., & Wijaya, S. (2017). Intensitas dan Prevalensi Ektoparasit pada Ikan Cupang Hias (Betta splendens) di Perairan Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Dan Perikanan Unsyiah, 2(1), 221–228.
Thilakaratne, I., Rajapaksha, G., Hewakopara, A., Rajapakse, R., & Faizal, A. (2003). Parasitic Infections in Freshwater Ornamental Fish in Sri Lanka. Diseases of Aquatic Organisms, 54, 157–162. https://doi.org/10.3354/dao054157
Wulyanti, S. A. O. (2015). Identifikasi dan Prevalensi Ektoparasit pada Ikan Lele (Clarias batrachus) yang Dipasarkan di Surabaya, Jawa Timur [Undergraduate Thesis (Skripsi), Universitas Airlangga]. https://repository.unair.ac.id/26098/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hery Saputro, Sri Oetami Madyowati, Sumaryam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

