Prevalensi dan Keanekaragaman Ektoparasit pada Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) yang Dipelihara pada Berbagai Tipe Dasar Kolam di Kabupaten Jember

Prevalence and Diversity of Ectoparasites in Gourami (Osphronemus gouramy) Reared in Ponds with Different Bottom Types in Jember Regency

Authors

  • I Dewa Made Jaka Budi Kurniawan Program Studi Budidaya Perairan, Fakultasnya Teknologi Pangan dan Perikanan, Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia
  • Sri Oetami Madyowati Program Studi Budidaya Perairan, Fakultasnya Teknologi Pangan dan Perikanan, Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia
  • Sumaryam Program Studi Budidaya Perairan, Fakultasnya Teknologi Pangan dan Perikanan, Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58950/jpk.v6i2.109

Keywords:

Ikan gurami, ektoparasit, prevalensi, tipe dasar kolam, kesehatan ikan

Abstract

Ikan gurami (Osphronemus gouramy) merupakan komoditas budidaya air tawar bernilai ekonomi tinggi yang rentan mengalami penurunan produktivitas akibat infestasi ektoparasit. Perbedaan tipe dasar kolam diduga memengaruhi kondisi lingkungan yang mendukung perkembangan parasit. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis ektoparasit dan menentukan prevalensinya pada ikan gurami yang dipelihara pada berbagai tipe dasar kolam di Kabupaten Jember. Penelitian dilaksanakan pada November 2025 menggunakan metode deskriptif dengan pengambilan sampel secara purposive terhadap 30 ekor ikan gurami yang berasal dari tiga tipe kolam, yaitu dasar tanah, beton, dan terpal, masing-masing sebanyak 10 ekor. Pemeriksaan ektoparasit dilakukan secara klinis dan mikroskopis pada lendir, sirip, dan insang, sedangkan prevalensi dihitung berdasarkan persentase ikan yang terinfeksi. Kualitas air diamati melalui pengukuran suhu, pH, dan oksigen terlarut. Hasil penelitian mengidentifikasi empat jenis ektoparasit, yaitu Trichodina sp., Dactylogyrus sp., Gyrodactylus sp., dan Oodinium sp. Jumlah ektoparasit tertinggi ditemukan pada kolam dasar tanah (290 individu), diikuti kolam beton (157 individu) dan kolam terpal (106 individu). Trichodina sp. merupakan ektoparasit yang paling dominan dengan prevalensi tertinggi mencapai 100% pada kolam dasar tanah. Kisaran kualitas air selama penelitian, yaitu suhu 27,0–29,9 °C, pH 7,0, dan oksigen terlarut 4,0–5,7 mg/L, masih mendukung kehidupan ikan sekaligus memungkinkan perkembangan ektoparasit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe dasar kolam berhubungan dengan tingkat infestasi ektoparasit sehingga pengelolaan dasar kolam dan pengendalian akumulasi bahan organik perlu diterapkan untuk mengurangi risiko infeksi pada budidaya ikan gurami

References

Buchmann, K. (2002). Interactions Between Monogenean Parasites and Their Fish Hosts. International Journal for Parasitology, 32(3), 309–319. https://doi.org/10.1016/S0020-7519(01)00332-0

Buchmann, K. (2022). Control of parasitic diseases in aquaculture. Parasitology, 149(14), 1985–1997. https://doi.org/10.1017/S0031182022001093

Bush, A. O., Lafferty, K. D., Lotz, J. M., & Shostak, A. W. (1997). Parasitology Meets Ecology on Its Own Terms: Margolis et al. Revisited. The Journal of Parasitology, 83(4), 575. https://doi.org/10.2307/3284227

Gayatri, S. A. (2024). Tingkat Infeksi Ektoparasit pada Ikan Gurami (Osprhonemus gouramy) di Pembudidaya Desa Singasari, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas. MAIYAH, 3(3), 174. https://doi.org/10.20884/1.maiyah.2024.3.3.13133

Hasyimia, U. S. A., Dewi, N. K., & Pribadi. (2016). Identifikasi Ektoparasit pada Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) yang Dibudidayakan di Balai Benih Ikan (BBI) Boja Kendal. Life Science, (Vol 5 No 2 (2016): October 2016), 118–124.

Islami, H., Prayogo, S., & Triyanto, T. (2017). Inventarisasi Ektoparasit pada Ikan Patin (Pangasius Hypophthalmus) yang Diberi Pakan Day Old Chick di Sungai Kelekar Desa Segayam. Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan Dan Budidaya Perairan, 12(2).

Jerônimo, Gt., Speck, Gm., Cechinel, M., Gonçalves, E., & Martins, M. (2011). Seasonal Variation on the Ectoparasitic Communities of Nile Tilapia Cultured in Three Regions in Southern Brazil. Brazilian Journal of Biology, 71(2), 365–373. https://doi.org/10.1590/S1519-69842011000300005

Jumaidi, A., Yulianto, H., & Efendi, E. (2017). Pengaruh Debit Air terhadap Perbaikan Kualitas Air pada Sistem Resirkulasi dan Hubungannya dengan Sintasan dan Pertumbuhan Benih Ikan Gurame (Oshpronemus gouramy). E-Jurnal Rekayasa Dan Teknologi Budidaya Perairan, 5(2), 587–596. https://doi.org/10.23960/jrtbp.v5i2.1489p587-596

Karvonen, A., Rintamäki, P., Jokela, J., & Valtonen, E. T. (2010). Increasing Water Temperature and Disease Risks in Aquatic Systems: Climate Change Increases the Risk of Some, but Not All, Diseases. International Journal for Parasitology, 40(13), 1483–1488. https://doi.org/10.1016/j.ijpara.2010.04.015

Kriswijayanti, B. D., Kismiyati, K., & Kusnoto, K. (2019). Identifikasi dan Derajat Infestasi Lernaea pada Ikan Maskoki (Carassius auratus) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Journal of Aquaculture and Fish Health, 3(1), 1. https://doi.org/10.20473/jafh.v3i1.12983

Lafferty, K. D., & Kuris, A. M. (1999). How Environmental Stress Affects the Impacts of Parasites. Limnology and Oceanography, 44(3part2), 925–931. https://doi.org/10.4319/lo.1999.44.3_part_2.0925

Madsen, H., Buchmann, K., & Mellergaard, S. (2000). Trichodina Sp. (Ciliophora: Peritrichida) in Eel Anguilla Anguilla in Recirculation Systems in Denmark: Host-Parasite Relations. Diseases of Aquatic Organisms, 42, 149–152. https://doi.org/10.3354/dao042149

Magnadóttir, B. (2006). Innate Immunity of Fish (overview). Fish & Shellfish Immunology, 20(2), 137–151. https://doi.org/10.1016/j.fsi.2004.09.006

Manurung, U. N., & Gaghenggang, F. (2016). Identifikasi dan Prevalensi Ektoparasit Pada Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Di Kolam Budidaya Kampung Hiung, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe. E-Journal BUDIDAYA PERAIRAN, 4(2). https://doi.org/10.35800/bdp.4.2.2016.13053

Marcogliese, D. J. (2005). Parasites of the Superorganism: Are They Indicators of Ecosystem Health? International Journal for Parasitology, 35(7), 705–716. https://doi.org/10.1016/j.ijpara.2005.01.015

Mubarroq, R., Masriadi, M., Muchlis, M., & Zahari, Z. (2025). Analisis Komunikasi antar Budaya Mahasiswa Papua dengan Masyarakat Kota Lhokseumawe. Aceh Anthropological Journal, 9(2), 249–257. https://doi.org/10.29103/aaj.v9i2.22875

Palm, H. W., & Dobberstein, R. C. (1999). Occurrence of Trichodinid Ciliates (Peritricha: Urceolariidae) in the Kiel Fjord, Baltic Sea, and Its Possible Use as a Biological Indicator. Parasitology Research, 85(8–9), 726–732. https://doi.org/10.1007/s004360050622

Pratama, H., Nurkamto, J., Rustono, R., & Marmanto, S. (2017). Second Language Learners’ Comprehension of Conversational Implicatures in English. 3L The Southeast Asian Journal of English Language Studies, 23(3), 50–66. https://doi.org/10.17576/3L-2017-2303-04

Pujiastuti, N. S., Ning. (2015). Identifikasi dan Prevalensi Ektoparasit pada Ikan Konsumsi di Balai Benih Ikan Siwarak. Life Science, 4(1). https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/UnnesJLifeSci/article/view/12206/6838

Rustikawati, I., Rostika, R., Iriana, D., & Herlina, E. (2007). Intensity and Prevalence of Ectoparasites in Common Carp (Cyprinus Carpio) Fry from Traditional Pond and “Longyam” at Sukamulya Villages, Singaparna, Tasikmalaya. Jurnal Akuakultur Indonesia, 3(3), 33. https://doi.org/10.19027/jai.3.33-39

Scholz, T. (1999). Parasites in Cultured and Feral Fish. Veterinary Parasitology, 84(3–4), 317–335. https://doi.org/10.1016/S0304-4017(99)00039-4

Sitjà-Bobadilla, A. (2008). Living Off a Fish: A Trade-Off Between Parasites and the Immune System. Fish & Shellfish Immunology, 25(4), 358–372. https://doi.org/10.1016/j.fsi.2008.03.018

Sumino, S., Anggraeni, C. T., & Tardiono, T. (2017). Inventory, Prevalence and Intensity of Ectoparasites at Groupers (Epinephelus sp.) in Floating Nets Hurun Bay Lampung. Jurnal Perikanan Dan Kelautan, 7(1), 1. https://doi.org/10.33512/jpk.v7i1.1945

Syukran, M., Rahimi, S. A. E., & Wijaya, S. (2017). Intensitas dan Prevalensi Ektoparasit pada Ikan Cupang Hias (Betta splendens) di Perairan Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Dan Perikanan Unsyiah, 2(1), 221–228.

Thilakaratne, I., Rajapaksha, G., Hewakopara, A., Rajapakse, R., & Faizal, A. (2003). Parasitic Infections in Freshwater Ornamental Fish in Sri Lanka. Diseases of Aquatic Organisms, 54, 157–162. https://doi.org/10.3354/dao054157

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Kurniawan, I. D. M. J. B., Madyowati, S. O., & Sumaryam. (2026). Prevalensi dan Keanekaragaman Ektoparasit pada Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) yang Dipelihara pada Berbagai Tipe Dasar Kolam di Kabupaten Jember: Prevalence and Diversity of Ectoparasites in Gourami (Osphronemus gouramy) Reared in Ponds with Different Bottom Types in Jember Regency. Jurnal Perikanan Kamasan: Smart, Fast, &Amp; Professional Services, 6(2), 149–159. https://doi.org/10.58950/jpk.v6i2.109

Most read articles by the same author(s)