Pengaruh Kepadatan Tebar terhadap Kelangsungan Hidup Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) pada Transportasi Sistem Basah Tertutup

Effect of Stocking Density on the Survival of Nile Tilapia (Oreochromis niloticus) Fry during Closed Wet Transportation

Authors

  • Hadi Bambang Purnomo Program Studi Budidaya Perairan, Fakultasnya Teknologi Pangan dan Perikanan, Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia
  • Maria Agustin Program Studi Budidaya Perairan, Fakultasnya Teknologi Pangan dan Perikanan, Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia
  • Didik Budiyanto Program Studi Budidaya Perairan, Fakultasnya Teknologi Pangan dan Perikanan, Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58950/jpk.v6i2.108

Keywords:

benih ikan nila, kepadatan tebar, kelangsungan hidup, transportasi sistem basah tertutup

Abstract

Transportasi sistem basah tertutup merupakan metode yang umum digunakan dalam distribusi benih ikan nila (Oreochromis niloticus), namun peningkatan kepadatan tebar selama pengangkutan dapat menurunkan kualitas media, meningkatkan stres, dan menurunkan kelangsungan hidup benih. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepadatan tebar terhadap kelangsungan hidup benih ikan nila pada transportasi sistem basah tertutup. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan kepadatan, yaitu 1.000, 1.500, 2.000, dan 2.500 ekor per 5 L air, masing-masing dengan enam ulangan. Benih berukuran 2–3 cm diberok selama 24 jam, kemudian diangkut menggunakan kantong plastik berisi air dan oksigen murni pada rute Kediri–Sidoarjo selama 4 jam 5 menit. Parameter yang diukur meliputi kelangsungan hidup, suhu, pH, oksigen terlarut, dan amonia. Data kelangsungan hidup dianalisis menggunakan analisis sidik ragam yang dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan tebar berpengaruh sangat nyata terhadap kelangsungan hidup benih ikan nila. Kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada kepadatan 1.000 ekor/5 L sebesar 97,50%, kemudian menurun menjadi 94,50%, 88,67%, dan 81,17% pada kepadatan berturut-turut 1.500, 2.000, dan 2.500 ekor/5 L. Kualitas air selama transportasi masih berada pada kisaran yang dapat ditoleransi, meskipun konsentrasi amonia cenderung meningkat pada kepadatan yang lebih tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan 1.000 ekor/5 L merupakan kepadatan optimal untuk transportasi sistem basah tertutup benih ikan nila karena mampu mempertahankan tingkat kelangsungan hidup tertinggi

References

Aryanti, A. S., Harwanto, D., & Yuniarti, T. (2022). The Effect of Different Doses of Citronella Oil (Cymbopogon citratus) as Anesthetic for Prospective Tilapia Broodstock (Oreochromis niloticus) in Closed Transportation System. Omni-Akuatika, 18(2), 179. https://doi.org/10.20884/1.oa.2022.18.2.987

Ashley, P. J. (2007). Fish Welfare: Current Issues in Aquaculture. Applied Animal Behaviour Science, 104(3–4), 199–235. https://doi.org/10.1016/j.applanim.2006.09.001

Barton, B. A. (2002). Stress in Fishes: A Diversity of Responses with Particular Reference to Changes in Circulating Corticosteroids. Integrative and Comparative Biology, 42(3), 517–525. https://doi.org/10.1093/icb/42.3.517

Colt, J. (2006). Water Quality Requirements for Reuse Systems. Aquacultural Engineering, 34(3), 143–156. https://doi.org/10.1016/j.aquaeng.2005.08.011

Conte, F. S. (2004). Stress and the Welfare of Cultured Fish. Applied Animal Behaviour Science, 86(3–4), 205–223. https://doi.org/10.1016/j.applanim.2004.02.003

Diansari, RR. V. R., Arini, E., & Elfitasari, T. (2013). Pengaruh Kepadatan yang Berbeda Terhadap Kelulushidupan dan Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) pada Sistem Resirkulasi dengan Filter Zeolit. Journal of Aquaculture Management and Technology, 2(3). https://media.neliti.com/media/publications/135667-ID-pengaruh-kepadatan-yang-berbeda-terhadap.pdf

Ellis, T., North, B., Scott, A. P., Bromage, N. R., Porter, M., & Gadd, D. (2002). The Relationships Between Stocking Density and Welfare in Farmed Rainbow Trout. Journal of Fish Biology, 61(3), 493–531. https://doi.org/10.1111/j.1095-8649.2002.tb00893.x

Gomes, L. de C., Lima, C. A. R. M. A., Roubach, R., & Urbinati, E. C. (2003). Assessment on the effect of salt and density on tambaqui fish transportation. Pesquisa Agropecuaria Brasileira, 38(2), 283–290. https://doi.org/10.1590/S1678-3921.pab2003.v38.6572

Harmon, T. S. (2009). Methods for Reducing Stressors and Maintaining Water Quality Associated with Live Fish Transport in Tanks: A Review of the Basics. Reviews in Aquaculture, 1(1), 58–66. https://doi.org/10.1111/j.1753-5131.2008.01003.x

Hartyanto, A., Agustini, M., Wirawan, I., & Kusyairi, A. (2024a). Pengaruh Kepadatan Yang Berbeda Pada Transportasi Sistem Basah Tertutup Terhadap Kelulusan Hidup Benih Ikan Koi (Cyprinus Carpio) Umur 50 Hari. Juvenil:Jurnal Ilmiah Kelautan Dan Perikanan, 5(1), 62–72. https://doi.org/10.21107/juvenil.v5i1.24053

Hartyanto, A., Agustini, M., Wirawan, I., & Kusyairi, A. (2024b). Pengaruh Kepadatan yang Berbeda pada Transportasi Sistem Basah Tertutup terhadap Kelulusan Hidup Benih Ikan Koi (Cyprinus carpio) Umur 50 Hari. Juvenil:Jurnal Ilmiah Kelautan Dan Perikanan, 5(1), 62–72. https://doi.org/10.21107/juvenil.v5i1.24053

Huntingford, F. A., Adams, C., Braithwaite, V. A., Kadri, S., Pottinger, T. G., Sandøe, P., & Turnbull, J. F. (2006). Current issues in fish welfare. Journal of Fish Biology, 68(2), 332–372. https://doi.org/10.1111/j.0022-1112.2006.001046.x

Ip, Y. (2010). Ammonia Production, Excretion, Toxicity, and Defense in Fish: A Review. Frontiers in Physiology, 1. https://doi.org/10.3389/fphys.2010.00134

Iversen, M., Finstad, B., & Nilssen, K. J. (1998). Recovery from Loading and Transport Stress in Atlantic Salmon (Salmo salar L.) Smolts. Aquaculture, 168(1–4), 387–394. https://doi.org/10.1016/S0044-8486(98)00364-0

Montero, D., Izquierdo, M. S., Tort, L., Robaina, L., & Vergara, J. M. (1999). High Stocking Density Produces Crowding Stress Altering Some Physiological and Biochemical Parameters in Gilthead Seabream, Sparus Aurata, Juveniles. Fish Physiology and Biochemistry, 20(1), 53–60. https://doi.org/10.1023/A:1007719928905

North, B. P., Turnbull, J. F., Ellis, T., Porter, M. J., Migaud, H., Bron, J., & Bromage, N. R. (2006). The Impact of Stocking Density on the Welfare of Rainbow Trout (Oncorhynchus Mykiss). Aquaculture, 255(1–4), 466–479. https://doi.org/10.1016/j.aquaculture.2006.01.004

Portz, D. E., Woodley, C. M., & Cech, J. J. (2006). Stress-Associated Impacts of Short-Term Holding on Fishes. Reviews in Fish Biology and Fisheries, 16(2), 125–170. https://doi.org/10.1007/s11160-006-9012-z

Randall, D. J., & Tsui, T. K. N. (2002). Ammonia Toxicity in Fish. Marine Pollution Bulletin, 45(1–12), 17–23. https://doi.org/10.1016/S0025-326X(02)00227-8

Restu, Aderay, & Susila, N. (2024). Pengaruh Kepadatan yang Berbeda terhadap Kelangsungan Hidup Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) dalam Pengangkutan. Jurnal Ilmu Hewani Tropika, 13(2), 24–27.

Schreck, C. B. (2010). Stress and Fish Reproduction: The Roles of Allostasis and Hormesis. General and Comparative Endocrinology, 165(3), 549–556. https://doi.org/10.1016/j.ygcen.2009.07.004

Supriyanto, S., & Dharmawantho, L. (2021). Efektivitas Sistem Pengangkutan Ikan Menggunakan Sistem Basah. Buletin Teknik Litkayasa Akuakultur, 19(2), 105. https://doi.org/10.15578/blta.19.2.2021.105-108

Suwandi, R., Budiman, F. K., & Suptijah, P. (2007). Tingkat Kelangsungan Hidup Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) yang Ditransportasikan Secara Tertutup pada Kondisi Jalan yang Berbeda. Buletin Teknologi Hasil Perikanan, X(2).

Syawalani, S., Komariyah, S., & Isma, M. F. (2021). Pengaruh Kepadatan yang Berbeda Terhadap Kelulushidupan Benih Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) pada Sistem Transportasi Tertutup. Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar, 5(1), 24. https://doi.org/10.35308/ja.v5i1.4101

Verdian, A. H., Indariyanti, N., & Antaqo, D. S. (2023). Transportasi Sistem Tertutup Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Menggunakan Minyak Cengkeh (Eugenia Aromatic) dengan Dosis Berbeda. Jurnal Perikanan Terapan, 4(1), 15–19.

Widianto, T. N., Malhani, I., & Priyanto, N. (2022). Simulasi Transportasi Ikan Nila Hidup Menggunakan Sistem Basah Terbuka pada Suhu Rendah. Jurnal Pascapanen Dan Bioteknologi Kelautan Dan Perikanan, 17(1), 9. https://doi.org/10.15578/jpbkp.v17i1.791

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Hadi Bambang Purnomo, Agustin, M., & Budiyanto, D. (2026). Pengaruh Kepadatan Tebar terhadap Kelangsungan Hidup Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) pada Transportasi Sistem Basah Tertutup: Effect of Stocking Density on the Survival of Nile Tilapia (Oreochromis niloticus) Fry during Closed Wet Transportation. Jurnal Perikanan Kamasan: Smart, Fast, &Amp; Professional Services, 6(2), 138–146. https://doi.org/10.58950/jpk.v6i2.108