Karakteristik Pengoperasian Rawai Dasar dan Komposisi Hasil Tangkapan Ikan Demersal di Perairan Kampung Maryaidori, Kabupaten Supiori

Characteristics of Bottom Longline Operations and Demersal Fish Catch Composition in the Waters of Maryaidori Village, Supiori Regency

Authors

  • Olivia L Y Rumkorem akademi perikanan kamasan
  • Baren Angyon Rumanasen Akademi Perikanan Kamasan Biak, Papua
  • Micky S. Orisu Akademi Perikanan Kamasan Biak, Papua

DOI:

https://doi.org/10.58950/jpk.v6i2.123

Keywords:

bottom longline, ikan demersal, komposisi hasil tangkapan, produktivitas penangkapan, Supiori.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik konstruksi dan teknik pengoperasian rawai dasar (bottom longline), komposisi hasil tangkapan, daerah penangkapan, serta faktor-faktor yang diduga berkaitan dengan keberhasilan penangkapan ikan demersal di perairan Kampung Maryaidori, Distrik Supiori Selatan, Kabupaten Supiori. Penelitian dilaksanakan pada Juli–Agustus 2025 menggunakan metode deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama delapan trip penangkapan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif berdasarkan karakteristik alat, tahapan operasi, jenis dan jumlah hasil tangkapan, bobot, serta lokasi penangkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rawai dasar yang digunakan memiliki panjang sekitar 60 m dan dioperasikan melalui empat tahapan, yaitu persiapan, setting, immersing, dan hauling. Selama delapan trip diperoleh 12 ekor ikan dengan total berat 14,9 kg, yang terdiri atas kerapu (Epinephelus sp.), kakap (Lutjanus sp.), bubara (Caranx sp.), dan hiu (Carcharhinus leucas). Kerapu dan kakap merupakan hasil tangkapan dominan, masing-masing sebanyak 5 ekor (41,67%). Daerah penangkapan berada sekitar 1 km dari garis pantai. Variasi hasil tangkapan diduga berkaitan dengan kondisi cuaca, soak time, lokasi penangkapan, dan jenis umpan. Rawai dasar berpotensi menangkap ikan demersal bernilai ekonomis, tetapi produktivitas selama periode pengamatan relatif rendah sehingga diperlukan kajian lanjutan mengenai faktor teknis dan lingkungan yang berkaitan dengan hasil tangkapan.

References

Aprilla, R., Fajriana, H., Fajri, I., Mizulni, P., & Herman. (2026). Study of Demersal Fish Catches Using Bottom Longline at the Ujung Serangga Fishing Port, Southwest Aceh, Aceh. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1599, 12016. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1599/1/012016

Badan Pusat Statistik Kabupaten Supiori. (2025). Kabupaten Supiori dalam Angka (Supiori Regency in Fugures 2025). https://supiorikab.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/c7920dae1b0c122499cb0b08/supiori-regency-in-figures-2025.html?utm_source=chatgpt.com

Dimarchopoulou, D., Wibisono, E., Saul, S., Carvalho, P., Nugraha, A., Mous, P. J., & Humphries, A. T. (2023). Combining catch-based indicators suggests overexploitation and poor status of Indonesia’s deep demersal fish stocks. Fisheries Research, 268, 106854. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.fishres.2023.106854

Gilman, E., Zollett, E., Beverly, S., Nakano, H., Davis, K., Shiode, D., Dalzell, P., & Kinan, I. (2006). Reducing sea turtle by-catch in pelagic longline fisheries. Fish and Fisheries, 7(1), 2–23. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/j.1467-2979.2006.00196.x

Herdiana, Y., Wiryawan, B., Wisudo, S. H., Tweedley, J. R., Yulianto, I., Retnoningtyas, H., & Loneragan, N. R. (2024). Untangling the Complexity of Small-Scale Fisheries: Building an Understanding of Grouper-Snapper Fisheries Dynamics in Saleh Bay, West Nusa Tenggara, Indonesia. Fishes, 9(1). https://doi.org/10.3390/fishes9010002

Hidayat, T., & Nurulludin, N. (2017). Indeks Keanekaragaman Hayati Sumberdaya Ikan Demersal di Perairan Samudera Hindia Selatan Jawa. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 23(1), 123. https://doi.org/10.15578/jppi.23.2.2017.123-130

Ihsan, M., Yusfiandayani, R., Baskoro, M. S., & Mawardi, W. (2017). Hasil Tangkapan Ikan Madidihang dari Aspek Teknis dan Biologi Menggunakan Armada Pancing Tonda di Perairan Palabuhan Ratu. Jurnal Teknologi Perikanan Dan Kelautan, 8(1), 115–123. https://doi.org/10.24319/jtpk.8.115-123

Ningsih, R. K., Syah, A. F., Madura, U. T., Program, D., Ilmu, S., & Madura, U. T. (2020). Karakteristik Parameter Oseanografi Ikan Demersal di Perairan. Juvensil, 1(1), 122–131.

Pattiasina, S., Rumkorem, O. L. Y., & Wakman, Y. (2022). Penangkapan Ikan Pelagis Besar Dengan Menggunakan Pancing Tonda (Troll Line) di Perairan Kampung Awaki Distrik Supiori Selatan Kabupaten Supiori: Catch the Large Pelagic Fish Using Troll Lines in Awaki Village District of South Supiori in Supiori Regency. Jurnal Perikanan Kamasan: Smart, Fast, & Professional Services, 2(2 SE-Articles), 89–96. https://doi.org/10.58950/jpk.v2i2.46

Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan. (2025). Rencana Strategis Tahun 2025-2029. https://ppid.kkp.go.id/media/uploads/document_information_public/RENTRA_PPS_BELAWAN_2025.pdf?utm_source=chatgpt.com

Putri, N. R. M., Sumaryam, S., & Yusruddin, Y. (2026). Pengaruh Perbedaan Jenis Umpan pada Alat Tangkap Rawai Dasar terhadap Hasil Tangkapan Ikan di Perairan Bungus Padang Sumatera Barat. Manfish: Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Peternakan, 4(1 SE-Articles), 9–19. https://doi.org/10.62951/manfish.v4i1.304

Sirenden, I. T. (2018). Analisis Pengaruh Curah hujan dan angin terhadap trip operasi penangkapan ikan di Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar. Universitas Hasanuddin.

Sistiaga, M., Herrmann, B., Rindahl, L., & Tatone, I. (2018). Effect of Bait Type and Bait Size on Catch Efficiency in the European Hake Merluccius merluccius Longline Fishery. Marine and Coastal Fisheries, 10(1), 12–23. https://doi.org/https://doi.org/10.1002/mcf2.10007

Taeran, I., & Karman, A. (2019). Biological Status of Catches Fish and Bottom Long Line Hook Rates Operated in Kao Bay, Halmahera North Maluku Province. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 11(2), 347–356. https://journal.ipb.ac.id/jurnalikt/article/view/24326

Wibisono, E., Mous, P., Firmana, E., & Humphries, A. (2022). A Crew-operated Data Recording System for Length-Based Stock Assessment of Indonesia’s Deep Demersal Fisheries. PLOS ONE, 17(2), e0263646. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0263646

Wudianto, W., Mahiswara, M., & Linting, M. (2017). Pengaruh Ukuran Mata Pancing Rawai Dasar terhadap Hasil Tangkapan. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 1(1), 58. https://doi.org/10.15578/jppi.1.1.1995.58-67

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Rumkorem, O. L. Y., Rumanasen, B. A., & Orisu, M. S. (2026). Karakteristik Pengoperasian Rawai Dasar dan Komposisi Hasil Tangkapan Ikan Demersal di Perairan Kampung Maryaidori, Kabupaten Supiori: Characteristics of Bottom Longline Operations and Demersal Fish Catch Composition in the Waters of Maryaidori Village, Supiori Regency. Jurnal Perikanan Kamasan: Smart, Fast, &Amp; Professional Services, 6(2), 226–237. https://doi.org/10.58950/jpk.v6i2.123

Most read articles by the same author(s)